Contact Us

Cara Membuat SSH Key di Termius

Anggi Adi Putra

Cara Membuat SSH Key di Termius

Kalau baru pertama kali pegang VPS, biasanya ada dua hal yang bikin bingung: cara login server dan bagaimana menjaga server tetap aman. Banyak pemula masih mengetik password login biasa, sehingga bot atau hacker bisa dengan mudah menebaknya. Nah, di sinilah SSH Key jadi penyelamat.

Dengan SSH Key, akses ke server jadi lebih aman sekaligus praktis, nggak perlu lagi ketik password panjang setiap kali login. Dan kabar baiknya, kamu bisa mencoba cara membuat SSH Key di Termius, aplikasi manajemen SSH populer yang cocok untuk pemula.

Di artikel ini, kita akan bahas lengkap: mulai dari apa itu SSH Key, alasan pakai Termius, hingga langkah detail membuat dan menambahkan SSH key ke VPS. Jadi, meski kamu baru pertama kali berurusan dengan server, tetap bisa langsung praktik tanpa pusing.

Apa Itu SSH Key dan Kenapa Penting?

Sebelum lanjut ke tutorial, ada baiknya kita kenalan dulu dengan SSH Key.

  • SSH Key adalah metode autentikasi aman untuk login ke server.
  • Terdiri dari sepasang key: Private Key (disimpan di perangkat) dan Public Key (ditaruh di server).
  • Keunggulan utama:
    • Lebih aman daripada password biasa karena sulit ditembus brute force
    • Praktis, login cukup dengan key tanpa harus mengetik password
    • Terlihat lebih profesional, terutama untuk manajemen server jangka panjang

Buat kamu yang baru menggunakan VPS, memahami konsep ini penting. Dengan cara membuat SSH Key di Termius, keamanan server bisa ditingkatkan sejak awal waktu. Tinggal klik sekali di Termius, langsung nyambung ke server tanpa ketik password lagi.

Kenapa Menggunakan Termius?

Memang ada banyak cara bikin SSH Key, bahkan langsung lewat terminal. Tapi, untuk pemula, Termius punya beberapa kelebihan:

  • Antarmuka modern dan mudah digunakan.
  • Bisa diakses di Windows, Mac, Linux, dan smartphone.
  • Fitur Key Management bawaan yang memudahkan pembuatan dan penyimpanan SSH Key.
  • Gratis untuk fungsi dasar, cukup untuk kebutuhan pengguna VPS baru.

Dengan keunggulan ini, belajar cara membuat SSH Key di Termius jadi lebih nyaman ketimbang harus menghafal banyak command di terminal.at pemula. Kalau aplikasi lain kadang ribet, Termius ini lebih user-friendly. Jadi, nggak heran banyak pengguna VPS pemula yang memilihnya.

Cara Membuat SSH Key di Termius

Sekarang kita masuk ke bagian inti. Ikuti langkah ini pelan-pelan ya:

1. Buka Aplikasi Termius

Pastikan sudah ter-install. Kalau di HP, buka aja aplikasinya. Kalau di laptop/PC, klik ikon Termius. Jika belum install, silahkan download langsung dari website resminya Termius.

2. Masuk ke Menu Keychain

  • Cari menu Keychain.
  • Di sini kamu bisa mengelola semua SSH Key.

3. Generate SSH Key Baru

  • Klik Generate Key.
  • Pilih tipe key: RSA atau Ed25519.
    • RSA itu standar lama, tetapi masih dipakai.
    • Ed25519 lebih modern, cepat, dan aman.
    • Rekomendasi: pilih Ed25519.
  • Beri nama SSH Key supaya gampang diingat (misal: vpsku-ed25519).

4. Copy Public Key

  • Setelah key dibuat, akan ada Private Key dan Public Key.
  • Public Key ini yang nanti dimasukkan ke server.
  • Klik Copy Public Key → simpan di notepad sementara.

Menambahkan SSH Key ke VPS

Setelah punya SSH Key, kita perlu “daftarkan” ke server VPS. Caranya:

  1. Login ke VPS dengan password.
ssh root@IP-VPS
  1. Masuk ke folder SSH:
cd ~/.ssh

Kalau folder belum ada, buat dulu:

mkdir ~/.ssh
chmod 700 ~/.ssh
  1. Edit atau buat file authorized_keys:
nano ~/.ssh/authorized_keys
  1. Paste Public Key dari Termius tadi.
  2. Simpan file (CTRL + X, lalu Y di nano).
  3. Atur izin file:
chmod 600 ~/.ssh/authorized_keys

Selesai! Sekarang server sudah mengenali SSH Key dari perangkatmu.

Tes Login ke VPS dengan Termius

Nah, sekarang kita coba login tanpa password.

  1. Buka Termius.
  2. Tambah koneksi baru (host).
  3. Isi detail server:
    • Address: IP VPS
    • Username: root atau user lain
    • Authentication: pilih Key, lalu gunakan key yang tadi dibuat
  4. Klik Connect.

Kalau berhasil, server langsung mengizinkan kamu masuk tanpa perlu mengetik password. Praktis banget, kan?

Tips Tambahan untuk Pemula VPS

Beberapa tips biar penggunaan SSH Key makin aman:

  1. Simpan Private Key dengan aman dan jangan pernah membagikannya.
  2. Kalau kamu ganti laptop atau HP, lakukan export-import key secara hati-hati.
  3. Aktifkan firewall (misalnya UFW) untuk menambah lapisan keamanan.
  4. Nonaktifkan login root agar server lebih sulit ditembus.
  5. Selalu lakukan backup konfigurasi server dan key.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Banyak pemula sering melakukan kesalahan berikut saat mencoba cara membuat SSH Key di Termius:

  • Menyalin key di posisi salah → kamu harus menaruh Public Key di server, bukan Private Key.
  • Menghapus file authorized_keys tanpa backup → hal ini bisa membuat kamu kehilangan akses ke server.
  • Membiarkan permission folder .ssh terbuka → pastikan folder punya izin 700 dan file authorized_keys izin 600.

Dengan menghindari kesalahan ini, setup SSH Key kamu akan berjalan lancar.

Penutup

Sekarang kamu sudah tahu cara membuat SSH Key di Termius, mulai dari konsep dasar, alasan keamanan, hingga langkah praktik yang bisa langsung kamu coba. Dengan setup ini, kamu bisa login ke VPS lebih aman, lebih praktis, dan terlihat lebih profesional.

Kalau kamu mau pengalaman VPS yang stabil dan bisa kamu atur dengan mudah, kamu perlu memilih hosting yang tepat. Salah satu rekomendasi adalah Warnahost Unlimited Hosting. Layanan ini memberi akses penuh ke server, performa cepat, dan cocok banget untuk pemula yang baru belajar VPS.

Mulailah pakai SSH Key di Termius sekarang juga. Dengan langkah sederhana ini, kamu bisa cegah hacker menebak password login VPS dan sekaligus nikmati pengalaman mengelola server yang lebih nyaman.

Anggi Adi Putra

Sebagai Customer Support Specialist di Warnahost, saya berfokus pada memberikan pengalaman terbaik bagi setiap pelanggan dengan memastikan layanan hosting berjalan lancar, cepat, dan andal. Terbuka untuk networking, diskusi industri teknologi & customer experience, serta peluang kolaborasi.

Related Post

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

Punya masalah dengan website WordPress?

Anda cukup fokus pada bisnis, urusan website biar kami yang tangani.

Konsultasikan