Pernah nggak sih kamu harus mengubah URL WordPress di database MySQL setelah pindah domain atau hosting? Kalau belum, biasanya masalah langsung muncul seperti gambar hilang, link masih nyangkut ke domain lama, bahkan dashboard WordPress kadang nggak bisa diakses. Situasi ini bikin panik, apalagi kalau website dipakai untuk bisnis atau toko online.
Masalah seperti ini sering muncul karena database masih menyimpan URL lama, padahal domain sudah berubah. Akibatnya, WordPress tetap ngeyel pakai alamat lama dan membuat tampilan berantakan. Jadi wajar kalau banyak pemula kebingungan saat migrasi atau ganti domain.
Kabar baiknya, kamu bisa memperbaiki semua itu dengan cepat lewat phpMyAdmin. Caranya memang teknis, tapi langkah-langkahnya jelas dan bisa diikuti siapa saja. Bahkan tanpa login ke dashboard WordPress, kamu tetap bisa mengembalikan website ke kondisi normal.
Kenapa Harus Ubah URL WordPress di Database?
WordPress menyimpan URL utama website di tabel wp_options. Saat kamu ganti domain, pindah hosting, atau migrasi website, tabel ini tetap menggunakan alamat lama. Akibatnya, link internal dan media mengarah ke domain sebelumnya. Dampaknya jelas website error, tampilan berantakan, bahkan tidak bisa diakses.
Dengan memperbarui URL langsung di database, kamu bisa mengatasi masalah tersebut dengan cepat tanpa harus login ke dashboard WordPress.
Akses phpMyAdmin Lewat cPanel
Langkah pertama, login dulu ke cPanel hosting yang kamu gunakan. Setelah itu, cari menu phpMyAdmin di bagian Databases. Klik menu tersebut, lalu pilih database WordPress kamu.
Kalau belum tahu nama database WordPress, cek di file wp-config.php yang ada di folder utama WordPress.
Sebelum melakukan perubahan, backup database dulu biar aman. Kalau belum tahu caranya, ikuti panduan ini: Cara Eksport Database MySQL di cPanel
Mengubah URL di Tabel wp_options
Setelah memilih database, klik tabel wp_options. Di bagian awal tabel ini, kamu akan menemukan dua baris penting:
- siteurl
- home
Edit kedua baris tersebut dan ganti URL lama dengan URL domain barumu. Misalnya dari https://domainlama.com ke https://domainbaru.com. Setelah selesai, klik Go untuk menyimpan perubahan.
Tapi perlu diingat, cara ini hanya mengganti URL utama saja. Link di dalam postingan, media, dan metadata belum otomatis ikut berubah. Kalau kamu mau lebih tuntas, lanjutkan ke cara berikut dengan query SQL lengkap.
Update URL Menggunakan Query SQL Lengkap
Kalau kamu ingin memastikan semua URL lama benar-benar terganti, ada cara yang lebih cepat yaitu menggunakan query SQL. Kamu cukup masuk ke tab SQL di phpMyAdmin, lalu jalankan perintah berikut:
UPDATE wp_options SET option_value = replace(option_value, 'https://oldurl.com', 'https://newurl.com') WHERE option_name = 'home' OR option_name = 'siteurl';
UPDATE wp_posts SET guid = replace(guid, 'https://oldurl.com','https://newurl.com');
UPDATE wp_posts SET post_content = replace(post_content, 'https://oldurl.com','https://newurl.com');
UPDATE wp_postmeta SET meta_value = replace(meta_value,'https://oldurl.com','https://newurl.com');
Note:
Jangan lupa ganti https://oldurl.com dan https://newurl.com sesuai domain milikmu.
Jangan lupa samakan juga prefix tabel di database ya misal wp_ atau lainnya.
Dengan query ini, bukan cuma URL utama yang diperbarui, tapi juga link di artikel, media, dan metadata. Jadi migrasi WordPress bisa lebih bersih dan minim error.
Kalau setelah perubahan website error, jangan khawatir. Kamu bisa restore database dari backup lewat import database. Caranya bisa kamu ikuti di panduan ini: Inilah Cara Import Database MySQL di cPanel Paling Cepat
FAQ
Bisa, cukup lewat phpMyAdmin dengan edit tabel wp_options atau jalankan query SQL.
Iya, sangat disarankan. Backup penting untuk mencegah error fatal dan bisa dipulihkan dengan cepat.
Kamu bisa restore database dari backup, lalu coba lagi dengan cara yang benar. Panduan import database bisa kamu baca di sini
– siteurl dipakai untuk alamat utama instalasi WordPress.
– home dipakai untuk URL halaman depan website.
Keduanya harus diubah agar website bisa berjalan normal.
Aman, asalkan kamu mengikuti langkah-langkahnya dengan hati-hati dan selalu membuat backup database sebelum perubahan.
Kesimpulan
Mengubah URL WordPress lewat phpMyAdmin sebenarnya sederhana, asal tahu langkah-langkahnya. Ada dua cara yang bisa kamu pilih: edit manual di tabel wp_options, atau gunakan query SQL lengkap untuk hasil lebih tuntas.
Jangan lupa selalu lakukan backup database sebelum perubahan, supaya lebih aman. Dengan langkah ini, website kamu yang tadinya error atau masih mengarah ke domain lama bisa kembali normal dengan cepat. Jadi, migrasi atau ganti domain bukan lagi hal yang bikin panik.
Bagi kamu yang merasa kesulitan atau takut salah, bisa kok pake jasa Diurusin ID untuk menangani masalah migrasi website. Disini kami melayani migrasi dari cPanel ke cPanel, cPanel ke Plesk atau sebaliknya. Gak cuman itu aja, kami juga melayanin setup VPS untuk WordPress ya.












Tinggalkan komentar